Mobilitas dokter merupakan konsekuensi globalisasi yang tidak dapat dihindari. Pertanyaannya bukan lagi bagaimana mencegah brain drain, tetapi bagaimana membangun brain circulation melalui sistem kesehatan yang adil, profesional, dan mampu menarik dokter untuk tetap berkarya atau kembali mengabdi di Indonesia.
Health Cannot Wait menegaskan bahwa resolusi kesehatan global hanya bermakna bila diwujudkan melalui aksi nyata, pembiayaan yang memadai, sistem kesehatan yang kuat, dan keberpihakan pada martabat manusia.
Kasus hantavirus pada kapal pesiar MV Hondius menunjukkan bahwa wabah modern bukan hanya persoalan medis, tetapi juga persoalan ekologi lingkungan, mobilitas global, komunikasi risiko, dan koordinasi lintas negara.