Makalah ini menganalisis secara komparatif kesenjangan kerja sama BPJS Kesehatan dengan rumah sakit pemerintah dan rumah sakit swasta selama 2021–2025. Fokus kajian meliputi kecukupan tarif INA-CBG, klaim tertunda, keberlanjutan keuangan, posisi tawar kelembagaan, serta dampaknya terhadap akses dan mutu pelayanan. Dengan memadukan teori prinsipal–agen, ketergantungan sumber daya, biaya transaksi, teori institusional, strategic purchasing, dan kerangka mutu Donabedian, kajian ini menunjukkan bahwa persoalan utama bersifat struktural dan tidak dapat dijelaskan hanya oleh status kepemilikan rumah sakit.
Yan Aslian Noor
Medical Doctor I Senior Healthcare Executive I Writer